The Relationship between the Valuation of Productive Assets and the Establishment of Provisions for the Elimination of Productive Assets with POJK 33 of 2018 at PT BPRS Puduarta Insani for the 2021-2023 Period

Authors

  • Mulia Syahputri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Muhammad Syahbudi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Hendra Harmain Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33751/jhss.v10i1.144

Keywords:

Productive Assets, PPAP, POJK 33/2018, BPRS, Spa Theory

Abstract

Islamic Rural Banks (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah or BPRS) play an essential role in maintaining financial stability by applying prudential principles in managing productive assets. One key aspect of this practice is the assessment of asset quality and the establishment of the Allowance for Earning Asset Losses (PPAP) to anticipate financing risks, as regulated in Financial Services Authority Regulation (POJK) NO. 33/pojk.03/2018. This study aims to analyze the conformity of productive asset assessment and PPAP formation with POJK 33/2018 at PT BPRS Puduarta Insani, and to examine its implementation based on the Productive Asset Assessment (SPA) theory. The analysis shows that the non-performing financing (NPF) ratio at pt bprs puduarta insani reached 37%, indicating a high level of financing risk that underscores the importance of proper PPAP formation and the application of prudential principles to preserve asset quality and financial stability.

References

[1] Alfida Amilah, T. Anggraini. (2022). Analisis pengaruh pembiayaan paket masa depan (pmd) terhadap pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (umkm) dan peningkatan pendapatan nasabah dalam perspektif ekonomi islam (studi pada Btpn Syariah mms Medan Marelan). In alfilda amilah ndraha.

[2] Dayantri, Sri Ramadhani, M. S. (2024). Analisis strategi pengembangan kepariwisataan sejarah di kota medan dengan metode soar (studi kasus museum negeri provinsi sumatera utara). Jurnal manajemen akuntansi (jumsi), 4(3), 777–790.

[3] Hani, S. (2021). Rekonstruksi model penilaian kinerja bank syariah berbasis staff value. Http://repository.uinsu.ac.id/15643/

[4] Ichsan, R. N., Syahbudi, M., Barus, E. E., & Nst, V. F. H. (2024). The role of islamic banking literacy and ease of use on achieving sustainable development goals and maqashid al-shariah in indonesia. International journal of economics and finance studies, 16(2), 190–208. Https://doi.org/10.34109/ijefs.202416210

[5] Ilhamy, M. L. (2018). Islamic bank financing management. In febi uin-su press. Https://www.cairn.info/revue-informations-sociales-2005-3-page-48.htm%0ahttp://repository.uinsu.ac.id/5050/1/manajemen pembiayaan bank syariah.pdf

[6] Istifadhoh, N. (2024). Analisis kualitas aktiva produktif terhadap efektivitas biaya pemasaran di bank umum syariah. Jurnal tabarru’ : islamic banking and finance, 7(1), 439–450. Https://journal.uir.ac.id/index.php/tabarru/article/view/16270

[7] Kadek Widya Astutiningsih, & I Gde Kajeng Baskara. (2019). Pengaruh car, dana pihak ketiga, ukuran bank, dan ldr terhadap profitabilitas bank perkreditan rakyat. E-jurnal manajemen unud, vol. 8, no(3), 1608–1636.

[8] Keuangan, O. J. (2014). Keuangan ojk. Aset produktif. Bpr. Kualitas. Pembentukan penyisihan. Pencabutan. (penjelasan dalam tambahan lembaran negara republik indonesia. 184, 1–27.

[9] Keuangan, O. J. (2024). Peraturan otoritas jasa keuangan republik indonesia nomor 24 tahun 2024 tentang kualitas aset bank perekonomian rakyat syariah. 167–186.

[10] Khairiyah, I., Lubis, F. A., & Nasution, M. L. I. (2023). Analysis of the influence of external factors of sharia bank on non-performing financing (npf) of indonesian sharia commercial banks. Indonesian interdisciplinary journal of sharia economics (iijse), 6(3), 1838–1851.

[11] Marbun, T. D. (2022). Strategi manajemen resiko dalam upaya mengatasi pembiayaan murabahah bermasalah pada pt.bprs puduarta insani cabang uinsu. Saujana: jurnal perbankan syariah dan ekonomi syariah, 04(01), 71–89.

[12] Meutia Sari, I., Siregar, S., & Harahap, I. (2020). Seminar nasional teknologi komputer & sains (sainteks) penilaian kualitas aktiva produktif dalam perbankan. 499–503. Https://prosiding.seminar-id.com/index.php/sainteks

[13] Muhammad Syahbudi, L. P. S. (2016). Pemikiran ekonomi islam: analisis pemikiran M. Yasir Nasution tentang etika dalam bisnis perbankan islam. Pemikiran ekonomi islam, 2(september), 107–124.

[14] Nurul Iman, A. (2015). Analisis faktor faktor yang memengaruhi ppap pada perbankan syariah di indonesia. In universitas diponegoro.

[15] Oktaviana, A. A. (2024). Pengaruh tingkat kecukupan modal, efisiensi operasional, dan kualitas aset terhadap kinerja keuangan bank umum syariah di indonesia.

[16] Otoritas Jasa Keuangan. (2018). Pojk Nomor 33/pojk.03/2018. Peraturan otoritas jasa keuangan no 33/pojk.03/2018 tentang kualitas aset produktif dan pembentukan penyisihan penghapusan aset produktif bank perkreditan rakyat, 1–68.

[17] Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Peraturan otoritas jasa keuangan tentang kualitas aset produktif dan pembentukan penyisihan penghapusan aset produktif bank pembiayaan rakyat syariah. 29/pojk.03, 1–113.

[18] Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Frequently asked question peraturan otoritas jasa keuangan nomor 1 tahun 2024 tentang kualitas aset bank perekonomian rakyat. Www.ojk.go.id.

[19] Pratama, N. Y. (2021). Analisis kualitas aset produktif di bank pembiayaan rakyat syariah (bprs) arta leksana periode 2017-2019. 2022.

[20] Rahmawati. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP) (studi komparasi bank konvensional & bank syariah di indonesia. Jurnal bisnis strategi, 21(2), 95–111.

[21] Safitri, N., & Atmadja, A. T. (2022). Analisis penentuan kualitas aset produktif dan penyisihan penghapusan aset produktif berdasarkan pojk 33 tahun 2018. Jurnal ilmiah akuntansi dan humanika, 12(3), 630–638.

[22] Siregar, W. M. S., & Rokan, M. K. (2023). Pengaruh dana pihak ketiga, tingkat bagi hasil, non performing financing, dan modal sendiri terhadap volume pembiayaan berbasis bagi hasil pada perbankan syariah di indonesia …. Management studies and entrepreneurship journal (msej), 4(5), 7029–7036.

[23] Susanti. (2023). Pengaruh dana pihak ketiga (dpk), non performing financing (Npf), dan penyisihan penghapusan aktiva produktif (ppap) terhadap jumlah penyaluran pembiayaan pada pt bank bni syariah indonesia periode 2012-2019. 167–186.

[24] Susanti, L. S. L., Yuliansyah, Y., & Robin, R. (2024). Pengaruh penyisihan penghapusan aset produktif, non performing loan, biaya operasional penghasilan operasional terhadap kinerja keuangan dengan good corporate governance sebagai variabel moderating pada bank perkreditan rakyat di kota batam. Measurement jurnal akuntansi, 17(2), 273–282. Https://doi.org/10.33373/mja.v17i2.5726

[25] Syahbudi, M. (2018). Ekonomi makro perspektif islam. Diklat ekonomi makro perspektif syariah, 236.

[26] Trianto, A. (2018). Analisis laporan keuangan sebagai alat untuk menilai kinerja keuangan perusahaan pada PT. Bukit asam (persero) tbk tanjung enim. Jurnal ilmiah ekonomi global masa kini, 8(3), 1–10. Https://doi.org/10.36982/jiegmk.v8i3.346

Downloads

Published

14-05-2026

How to Cite

Syahputri, M., Syahbudi, M., & Harmain, H. (2026). The Relationship between the Valuation of Productive Assets and the Establishment of Provisions for the Elimination of Productive Assets with POJK 33 of 2018 at PT BPRS Puduarta Insani for the 2021-2023 Period. JHSS (Journal of Humanities and Social Studies), 10(1), 705–712. https://doi.org/10.33751/jhss.v10i1.144

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.